Press "Enter" to skip to content

Pra Lapor Polisi, Ruben Onsu Temui Kak Seto

Info seputar HK Hari Ini 2020 – 2021.

Suara. com – Presenter Ruben Onsu mengaku sempat berkonsultasi dengan pemerhati bujang, Seto Mulyadi alias Kak Seto. Hal itu dilakukan sebelum melaporkan 10 akun haters Betrand Peto ke polisi.

“Saya juga sempat peluluk sama kak Seto soal bullying terhadap anak-anak, ” ujar Ruben Onsu saat ditemui di Hidup Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (17/12/2020).

Ruben Onsu menilai dampak dibanding perundungan terhadap anaknya sangatlah luhur. Karenanya, lelaki 37 tahun ini memutuskan konsultasi kepada Kak Seto untuk memulihkan mental Betrand Peto.

“Karena berdampak cukup berbahaya ke depannya gitu. Jadi saya bilang emang perlu ngobrol sama Kak Seto untuk kuatkan mental Betrand, ” ucap Ruben Onsu.

Baca Juga: Laporkan Haters Betrand Peto, Pengacara Datang Butuh Waktu 3 Jam

Seto Mulyadi alias Kak Seto [Instagram]

Menurutnya keputusannya mengadukan mereka ke polisi sudah positif. Pasalnya aksi salah satu akun yang mengubah wajah Betrand Peto menjadi binatang sudah keterlaluan.

“Sosial jalan ternyata emang harus dibatasi makna umurnya itu, dan memang kudu bisa. Mau nggak mau membangun teknologi udah canggih nah tergantung kita bisa apa nggak nerima perkembangan teknologi ini, ” kata pendahuluan Ruben Onsu menjelaskan.

“Saking canggihnya kesudahannya diubah deh tuh mukanya oleh karena itu muka binatang, ya udahlah sejak pada ini itu lebih tertib laporin aja, ” sambungnya teristimewa.

Sebelumnya, advokat Ruben Onsu, Minola Sabayang telah melaporkan 10 akun yang menghina serta mengancam Betrand ke Polda Metro Jaya, Kamis (17/12/2020).

Betrand Peto mendapatkan bully dari haters dalam media sosial. Akun-akun tersebut menghina dirinya sebagai anak pungut & mengucapkan kalimat kasar lainnya.

Baca Juga: Ruben Onsu Resmi Laporkan 10 Akun yang Hina Betrand Peto ke Polisi

Atas perbuatanya itu, sepuluh akun tersebut akan dijerat dengan pasal 27 ayat 3 jo pasal 45 ayat 3 UU No 19 tahun 2016 tentang ITE dan atau kausa 310 dan 311 KUHP serta atau pasal 156 KUHP, tentang pencemaran nama baik melalui jalan elektronik dan atau fitnah dan atau penistaan.

Comments are closed.